Namanya juga manusia, pasti punya kegemaran membuat target dan bermimpi (mumpung gratis). Tapi hanya sedikit yang bisa mewujudkan mimpi dan targetnya itu. Salah satu (berarti nilainya 9 kalo soalnya 10) penyebabnya adalah kurang mahirnya bermain dengan manajemen waktu. Membuat target memang mudah, dan menjalankannya yang sulit. Pasalnya untuk mewujudkan dan mencapai sebuah target, butuh komitmen yang tinggi dan kerja keras tentunya. Tanpa komitmen dan kerja keras, rasanya target itu akan sia-sia dan mimpi itu hanya akan menjadi sebuah mimpi selamanya. Salah satu hal yang paling menentukan dalam menjalankan target adalah memiliki manajemen waktu yang baik. Dengan manajemen waktu yang baik, hidup akan lebih baik, tidak hanya lebih baik secara fisik, tetapi secara mental dan emosional juga berpengaruh (du du du du). Dengan manajemen waktu yang baik, tidak hanya target dan impian yang bisa kita raih, namun kebahagiaan, keceriaan bersama orang-orang tersayang dan teman-teman juga melakukan hobi dan bersantai, bisa dilakukan dengan nyaman. Bagaimana mewujudkannya, semoga 4 hal ini membantu :DÂ
1. Tetapkan Tujuan
Kebanyakan orang lebih serius merencanakan acara-acara yang menyenangkan ketimbang membuat target hidup (okeh sindiran pertama). Mulailah memikirkan semua hal yang penting dalam hidup kita. Tidak perlu sekaligus, sedikit-sedikit saja dulu. Tulislah hal-hal yang ingin kita raih, ingin kita rasakan dan pengalaman apa yang ingin kita miliki. Agar efektif, tujuan hidup yang ingin kita raih, kita bagi menjadi 2 kategori. Target jangka pendek dan target jangka panjang (dah kyak presiden). Tetapkan waktu memulai target tersebut dan waktu mengakhirinya. Jangan sesekali menuliskan "kapan-kapan dilaksanakan".
Setelah selesai, manfaatkan orang terdekat kita, sampaikan padanya tentang tujuan hidup kita agar ia bisa mengingatkan kita ketika kita sudah mulai melenceng menjauhi target tersebut. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah menuliskannya dan menaruhnya di tempat yang paling sering kita lihat. Misalnya di monitor komputer atau di meja kerja kita (sablon di jidat kalo perlu).
2. Tetapkan Prioritas
Suatu manajeman yang efektif adalah manajemen yang menetapkan segala sesuatu berdasarkan prioritas, bertahap dan sesuai dengan urutan kepentingannya. Buatlah kerangka langkah-langkah untuk mewujudkan target tersebut secara detail. Buatlah secara realistis sesuai dengan kemampuan kita. Target per hari, target perminggu dan target perbulan. Tujuan utamanya bukan untuk membuat kita dikejar oleh waktu dan akhirnya kita menjadi stress, namun untuk membuat kita terus bersemangat karena kita akan semakin dekat dengan tujuan akhir kita. Disiplin menjadi kunci utama dalam menyelesaikan setiap prioritas yang kita buat. Jangan pernah menunda untuk mengerjakan apa yang sudah kita tuliskan sendiri (nah itu yang males).
3. Dokumentasi
Mungkin bagi para pekerja IT, dokumentasi menjadi makanan sehari-hari (nggak juga sih sebenernya mah). Tapi kebiasaan untuk mendokumentasikan apa yang kita kerjakan, menjadi hal yang unik dan jarang dilakukan oleh kebanyakan orang. Buatlah dokumentasi kecil kecilan yang menjelaskan dan menggambarkan apa yang sudah kita lakukan dengan target yang kita tulis sendiri. Karena ketika kita memiliki dokumentasi pribadi, kita bisa menganalisa dimana letak kesalahan dan keunggulan kita.
4. Ciptakan kebiasan yang baik
Kebiasaan bisa diartikan suatu hal yang dilakukan berulang-ulang (redundant). Kebiasaan membutuhkan kedisiplinan yang tinggi juga niat yang teguh. Tidak ada salahnya merubah paradigma "tepaksa berbuat tidak baik" menjadi "terpaksa berbuat baik". Jadi mulailah melakukan kebiasaan yang baik sekalipun itu berat, paksakan dan lama-kelamaan kita akan terbiasa dengannya (berbuat baik kok terpaksa, terpaksa kok berbuat baik, kok terpaksa berbuat baik, kok berbuat baik terpaksa, halah!!).
Terdapat tiga hal yang menjadi kekuatan seseorang untuk mencapai target dan dapat membuat manajemen waktu yang baik. Hal tersebut adalah berubah menjadi lebih baik, percaya dengan kesuksesan besar berawal dari kesuksesan kecil dan usaha keras disertai dengan doa (MT banget ga gue?).
Add new comment